Cinta adalah
emosi dasar manusia, tetapi memahami bagaimana dan mengapa hal itu
terjadi bukanlah hal yang mudah. Bahkan, untuk waktu yang lama, para
ilmuwan beranggapan bahwa cinta hanyalah sebuah ilmu tidak bisa
mengerti. Tapi jangan khawatir, kita tetap bisa memahami apa itu cinta. Berikut ini adalah 4 teori cinta yang menjelaskan perbedaan antara cinta, suka (menyukai) dan ikatan emosional, mari kita simak;
Psikolog Zick Rubin menjelaskan bahwa cinta yang romantis terdiri dari tiga unsur, yakni : keterikatan (attachment), kepedulian (caring) dan keintiman (intimacy). Keterikatan adalah kebutuhan untuk menerima perhatian dan kontak fisik dengan orang lain. Kepedulian(caring) adalah kemampuan yang anda miliki untuk menghargai dan memberikan kebahagiaan untuk orang lain. Sedangkan keintiman (intimacy) mengacu pada kebutuhan untuk berbagi pemikiran, keinginan dan perasaan dengan orang lain.
Cinta bukanlah konsep yang konkret dan karena itu sulit untuk diukur. Namun, Rubin’s Scales of Liking and Loving menawarkan cara untuk mengukur perasaan cinta yang kompleks.
Menurut profesor psikologi Universitas Hawaii, Elaine Hatfield, ada dua tipe dasar cinta, yaitu cinta kasih sayang (compassionate love) dan gairah cinta (passionate love).
Cinta kasih sayang ditandai dengan adanya saling keterikatan, saling
menghormati, menghargai, kepedulian dan kepercayaan. Kasih sayang
biasanya tumbuh berkembang dari perasaan saling pengertian dan rasa
saling menghargai satu sama lain.
Hatfield
menunjukkan bahwa cinta yang didasari oleh gairah adalah fana, karena
dipengaruhi fungsi fisiologis pada manusia. Seperti anda merasa
bergairah jika berada di depan seorang wanita cantik atau lelaki keren.
Menurut Hatfield, idealnya,cinta adalah
hubungan yang menggabungkan antara kenyamanan dan kasih sayang dengan
gairah itu sendiri. Sehingga hubungan antara pasangan akan bertahan lama
dan terhindar dari masalah selingkuh maupun perceraian.
Pada tahun 1973, John Lee dalam buku klassik-nya The Colors of Love, menganalogikan tipe cinta dengan teori tentang roda/lingkaran warna (color wheel/color circle),
yakni sebuah ilustrasi abstrak tentang keterkaitan antara warna-warna
primer, warna sekunder dan warna komplementer (lihat penjelasan color
wheel disini).
Sama
halnya dengan analogi color wheel, cinta juga merupakan kombinasi
antara Eros, Ludos dan Storge. Kombinasi tersebut antara lain;
- Mania (Eros + Ludos) = Cinta yang obsesif (Obsessive love);
- Pragma (Ludos + Storge) = Cinta yang realistis dan praktis (practical love);
- Agape (Eros + Storge) = Cinta tanpa pamrih (Selfless love)
Cinta segitiga yang dimaksud disini bukan yang sering kita dengar; adanya pihak ketiga dalam sebuah hubungan. Melainkan tiga komponen cinta (triangular theory of love)menurut Robert Sternberg. Sternberg menjelaskan bahwa ada tiga komponen cinta, yaitu : keintiman (intimacy), gairah (passion) dan komitmen (commitment).
- Keintiman – Yang meliputi perasaan keterikatan, kedekatan, keterhubungan, dll.
- Passion – Yang meliputi antara cinta yang romantis dan daya tarik seksual.
- Komitmen – Yakni keputusan untuk tetap bersama pasangan dalam waktu yang panjang.
Kombinasi yang berbeda dari ketiga komponen menghasilkan berbagai jenis cinta. Misalnya, kombinasi keintiman dan komitmen dalam cinta kasih penuh kasih sayang (compassionate love), sedangkan kombinasi gairah dan keintiman menyebabkan gairah cinta (passionate love).
Sternberg memperkenalkan istilah cinta sempurna (consummate love) untuk
menggambarkan kombinasi antara keintiman, gairah dan komitmen. Hubungan
yang dibangun pada dua individu akan lebih sempurna jika didasarkan
pada kombinasi ketiganya. Meskipun begitu, Sternberg menyangsikan adanya
cinta yang sempurna di dunia ini, bagaimana dengan anda?
Ada beberapa teori-teori cinta yang belum kami lampirkan. namun beberapa teori cinta diatas paling tidak bisa menjelaskan tentang cinta yang selama ini dianggap barang “abstrak”.
Rujukan :
- Rubin, Zick. 1970. Measurement of romantic love. Journal of Personality and Social Psychology
- Hatfield, E., & Rapson, R. (2005). Love and sex: Cross-cultural perspectives. Needham Heights, MA: Allyn & Bacon.
- Lee JA (1973). Colours of love: an exploration of the ways of loving. Toronto: New Press
- Robert J. Sternberg, “Triangulating Love”, in T. J. Oord ed. The Altruism Reader (2007)


